Ketua MUI Setuju Wacana Prabowo soal Kepala Daerah Dipilih DPRD Saja

JAKARTA – Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis menilai bahwa wacana Presiden Prabowo Subianto yang akan mengubah sistem pemilu. Apalagi pelaksanaan Pilkada dan Pilpres dalam tahun yang sama.

“Memang perlu dievaluasi pilkada langsung, apalagi barengan dalam satu tahun dengan pilpres,” kata Kiai Cholil Nafis dalam keterangannya di X pribadi @cholilnafis yang dikutip Holopis.com, Sabtu (14/12).

Ia menilai bahwa sebenarnya masyarakat Indonesia belum siap menghadapi situasi seperti itu. Apalagi tingkat independensi masyarakat dalam menentukan pilihan masih terlalu rendah.

“Jika rakyat belum siap untuk independen dalam memilih kepala daerah sehingga masih banyak money politic dan manipulatif, perlu direspons baik usulan presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia setuju dengan wacana Presiden Prabowo yang diutarakan dalam puncak HUT 60 Partai Golkar , agar Kepala Daerah dipilih saja secara demokratis melalui mekanisme di DPRD saja.

“Agar Pilkada dipilih oleh DPRD,” tuturnya.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Prabowo Subianto mengusulkan wacana agar Pilkada dilakukan di DPRD saja, selain lebih efektif, biaya politik pun dinilai semakin rendah.

“Saya lihat, negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, sekali milih ya sudah DPRD itu lah milih gubernur, milih bupati,” kata Prabowo di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12) malam.

“Efisien, nggak keluar duit, keluar duit, keluar duit, kayak kita,” selorohnya.

Berita Lainnya

Menkum Dorong Afirmasi Pendidikan Kedinasan bagi Generasi Muda Papua

Jakarta – Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menegaskan komitmen Kementerian Hukum dalam membuka ruang afirmasi bagi generasi muda Papua untuk mengakses pendidikan kedinasan dan...

Dapat Tanah Warisan dari Orang Tua? Ini Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikatnya.

Jakarta - Proses peralihan tanah dari orang tua kepada anak melalui hibah perlu dilakukan dengan tahapan yang benar agar sertipikat dapat dibalik nama secara...

Tertinggi Sepanjang Sejarah, Cadangan Beras Pemerintah Kini Sentuh 5,37 juta Ton

Jakarta -- Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan bahwa cadangan beras pemerintah telah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026. Oleh karena itu, ia menyebut...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS