Ini Pesan Presiden Prabowo untuk Tim Negosiasi Tarif Dagang ke AS

Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menuju Amerika Serikat (AS) untuk melakukan negosiasi terkait tarif perdagangan yang dilakukan Presiden (AS) Donald Trump pada Selasa 15 April 2025 malam tadi. Sebelum berangkat ke AS, kata Airlangga, Presiden Prabowo Subianto berpesan agar negosiasi dilakukan dengan baik.

“Pesan (Prabowo), negosiasi sebaik-baiknya untuk kepentingan nasional,” kata Airlangga kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 15 April 2025

Sebelumnya, sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih akan terbang ke Amerika Serikat (AS) mulai 16-23 April 2025. Kepergian mereka untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah AS terkait tarif resiprokal atau timbal balik 32 persen.

Tim negosiasi ini dipimpin oleh Menko Airlangga serta dua menteri lainnya yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Airlangga menyebut Menlu Sugiono telah tiba lebih dulu di di AS dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga akan bertolak ke AS, selain untuk ikut berunding dengan Pemerintah AS soal tarif, juga untuk menghadiri Spring Meeting Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington D.C pada 21–26 April 2025.

Berita Lainnya

Wamen ATR Ossy Dermawan Hadiri HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional...

Prabowo Tegaskan Sikap Pemerintah Hadapi Perlawanan Penertiban Hutan

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut upaya penertiban kawasan hutan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ia mengingatkan bahwa ancaman dan tekanan dapat muncul...

Cegah Penjarahan Liar, Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu Personel

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap menambah jumlah polisi hutan secara signifikan hingga 70.000 orang untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan kawasan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS