Antisipasi Banjir Susulan, Walikota Jakarta Barat Tinjau Pengerukan Kali Sepak

Jakarta – Walikota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau pengerukan Kali Sepak, di wilayah RW 03 Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Selasa (13/1).

Iin mengungkapkan, selain Kali Sepak ada beberapa kali lainnya di wilayah Jakarta Barat yang saat ini sedang dilakukan pengerukan sedimen lumpurnya oleh Sudis SDA Jakbar. “Pengerukan sedimen kali sebagai salah satu upaya penanggulangan genangan atau banjir di wilayah Jakarta Barat,” jelasnya.

Di lokasi tersebut ada tiga alat berat yang sedang beroperasi mengeruk sedimen. “Ada tiga alat sedang difungsikan, tiga ekskavator amfibi. Tiga alat ini mampu melakukan pengerukan dalam satu hari itu dua kali rit, satu pengerukan 7 meter kubik. Berarti 7 kali 3 alat, truknya ada 10. Jadi, 10 truk dengan 14 meter kubik per hari, ini 140 meter kubik volume lumpur bisa kita angkut tiap hari,” sebut Iin.

Adapun panjang Kali Sepak yang dikeruk sekitar 1,4 kilometer. “Kalau melihat durasi waktunya ini ada beberapa titik delay-nya, adalah penggantian lokasi. Jadi, ketika alat ini tidak mungkin bisa langsung jalan ke lokasi tersebut sehingga ada pemindahan, ini membutuhkan waktu,” ungkap Iin.

Selain itu, lanjutnya, pengangkutan yang dimulai awal Januari ini sedimennya dibawa ke Ancol sehingga membutuhkan waktu. “Kurang lebih tiga bulanlah kita kerjakan, dengan panjang 1,4 kilometer. Personelnya ada 20 orang,” sebutnya.

Kasudis SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, alat berat yang diterjunkan untuk mengeruk sedimen ada tiga unit amfibi. “Jada tiga alat amfibi, 2 AK dan 1 AB yang mengeruk Kali Sepak. Pengerukan Kali Sepak ini dalam upaya untuk menangani genangan. Bukan hanya di wilayah sini saja, tapi juga bisa ke Taman Alfa Indah, kemudian ke Intercon, ini alirannya dari sana,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan 11 titik pengerukan di wilayah Jakarta Barat, antara lain di Mookervaart, Taman Palem dan lainnya. “Ini merupakan salah satu upaya SDA untuk mengurangi banjir dan genangan dengan menambah kapasitas tampungan air,” ujar Purwanti. 

Berita Lainnya

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove untuk Cegah Karhutla Berulang

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pengelolaan kawasan gambut sekaligus mencegah kebakaran hutan dan...

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS