Prabowo Tinjau dan Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik

Magelang — Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik, Kamis (9/4). Pabrik yang terletak di di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini dikelola PT VKTR Sakti Industries.

Pabrik ini merupakan bagian dari pengembangan industri kendaraan listrik nasional. PT VKTR Sakti Industries adalah anak usaha dari PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk yang berfokus pada produksi kendaraan listrik, khususnya bus listrik untuk transportasi massal.

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 11.25 WIB, didampingi Menteri Energi dan Simber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Setibanya di area pabrik, Prabowo disambut Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Anindya Bakrie. Bersama Anindya, Presiden langsung meninjau sejumlah fasilitas produksi.

Dalam peninjauan tersebut, Prabowo tampak serius menyimak penjelasan yang disampaikan Anindya terkait proses produksi dan pengembangan kendaraan listrik di fasilitas tersebut. Beberapa kali Prabowo terlihat mengamati detail lini perakitan yang tengah berjalan.

Perhatian Prabowo sempat tertuju pada satu unit bus listrik biru yang diproduksi untuk operasional TransJakarta. Ia kemudian menaiki bus tersebut untuk melihat langsung kondisi interior serta fasilitas yang akan digunakan masyarakat.

Di dalam bus, Prabowo duduk di salah satu kursi penumpang sambil terus mendengarkan penjelasan mengenai spesifikasi teknis dan fitur kendaraan listrik tersebut.

Selanjutnya, Prabowo berjalan menuju kendaraan listrik lainnya, seperti alat berat ekskavator, truk, dan mobil travel.

Usai meninjau, Prabowo menuju tempat acara sambil menyapa para tamu undangan dan para pekerja PT VKTR Sakti Industries.

Agenda kunjungan ini tidak hanya menjadi momen peresmian fasilitas produksi, tetapi juga dimanfaatkan Prabowo untuk meninjau langsung proses perakitan kendaraan listrik dalam negeri.

Langkah ini sekaligus menegaskan dorongan pemerintah terhadap percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Kehadiran Presiden diharapkan dapat memperkuat sinyal dukungan pemerintah terhadap industri kendaraan listrik yang berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan penggunaan transportasi ramah lingkungan di Indonesia.

Berita Lainnya

Gus Ipul Bantah Tudingan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU

Jakarta - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021–2026 Saifullah Yusuf alias Gus Ipul membantah tudingan adanya aliran dana dalam pelaksanaan Muktamar...

Menteri Nusron: UU Reforma Agraria Jadi Tonggak Penting untuk Keadilan Agraria

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyebut Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria menjadi salah satu pijakan penting untuk...

DPR Setujui RUU Pengaturan Reforma Agraria Jadi Undang-Undang

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria untuk disahkan menjadi undang-undang. Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS